Masih Ada Peluang Bagi Morata Untuk Ke Piala Dunia

Morata Spanyol Piala Dunia 2018

Penampilan Alvaro Morata menurun menjelang Piala Dunia 2018. Manajer Tim nasional Spanyol, Julen Loptegui menilai tetap ada peluang bagi Morata untuk tampil di Rusia.

Alvaro hengkang dari Real Madrid dan merapat ke Chelsea di bursa transfer musim panas tahun lalu. Di awal kedatangannya, Morata sempat tidak pernah berhenti mencetak gol.

Setelah itu, Morata mengalami masa-masa sulit mencetak gol. Tercatat sejak membobol gawang Brighton & Hove Albion, 26 Desember 2017, mantan pemain Juventus ini tidak pernah lagi mencatatkan namanya di papan skor.

Puasa gol Morata baru berakhir saat Chelsea mengalahkan Leicester City 2 – 1 di perempatfinal Piala FA, Minggu (18 Maret 2018), di mana dia mencetak satu gol untuk mengantarkan The Blues ke semi final. Total Morata sudah bikin 13 gol dari 39 laga musim ini.

Performa melempemnya membuat Morata pun tidak mendapatkan panggilan  dari tim nasional Spanyol untuk menghadapi Jerman dan Argentina dalam pertandingan persahabatan bulan Maret silam.

Spekulasi Morata tidak dibawa ke Piala Dunia pun muncul ke permukaan. Terlebih Spanyol punya banyak pilihan di sektor penyerangan. Mulai dari Paco Alcacer, Diego Costa, hingga striker senior, Fernando Torres.

Manajer Tim nasional Spanyol, Julen Lopetegui menilai Morata sudah membuktikan diri dalam beberapa bulan terakhir. Pria berusia 51 tahun ini mengatakan bahwa tetap ada peluang bagi Morata untuk bermain di Piala Dunia Rusia.

“Saya rasa Alvaro Morata masih ada kemungkinan untuk main di Piala Dunia dan dia tahu itu. Dia sudah menunjukkan dalam beberapa bulan ini pemain seperti apa dia,” ungkap Julen Loptegui seperti yang dilansir FourFourTwo.

Piala Dunia 2018 akan diselenggarakan di Rusia mulai 14 Juni hingga 15 Juli mendatang.

Lopetegui Senang Dengan Perkembangan Asensio Dan Isco

Isco Asensio Spanyol

Piala Dunia 2018 seudah semakin dekat dan pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui, tidak pernah absen mengamati perkembangan di Real Madrid. Wajar saja karena di sana ada dua pemain muda jagoannyaa: Marco Asensio dan Isco.

Lopetegui sebelumnya sempat menyatakan kekhawatirannya karena dua pemain ini jang jadi pilihan utama. Namun dalam beberapa waktu belakangan, Lopetegui bisa sedikit tersenyum karena Asensio dan Isco sudah kembali masuk starting eleven.

Isco dan Asensio menjadi salah satu aktor dalam dua kemenangan penting Real Madrid, yakni atas Paris Saint-Germain (Liga Champions) dan Real Betis (La Liga). Lopetegui pun memuji kedua pemain itu.

“Isco menjalani satu pertandingan yang sangat luar biasa dalam panggung sebesar Liga Champions melawan salah satu unggulan juara, Paris Saint-Germain. Ia adalah pemain penting bagi Madrid,” kata dia. Sementara untuk Asensio, saya berpikir sama,” jelas Julen Lopetegui.

Ia berharap para pemainnya dijauhkan dari cedera dan mampu merebut satu kursi sebagai pemain inti di klubnya. “Yang saya harapkan dari pada pemain adalah mereka tetap sehat, tetap fokus, dan berperan penting di timnya.”

Lopetegui juga berharap para pemainnya bahagia menjalani pertandingan demi pertandingan di klubnya. “Semakin banyak peranan satu pemain dalam klubnya, makin besar peluang kami di Piala Dunia,” kata dia.

Di putaran final Piala Dunia 2018 Rusia, Julen Lopetegui bersama Spanyol tergabung dalam Grup B, bersaing dengan Iran, Maroko, dan juara bertahan Piala Eropa, Portugal. La Furia Roja sudah mengikuti Piala Dunia sebanyak 15 kali dengan sekali menjadi juara di tahun 2010.

Legenda Argentina Jagokan Spanyol Di Piala Dunia 2018

Spanyol Piala Dunia 2018

Mantan penggawa tim nasional Argentina, Juan Roman Riquelme, memprediksi soal tim manakah yang akan menjadi juara di Piala Dunia 2018. Riquelme memprediksi negaranya dan Spanyol merupakan dua kandidat terkuat juara Piala Dunia 2018.

Juan Roman Riquelme menilai jika tim nasional Argentina dan Spanyol memiliki peluang terbesar untuk meraih prestasi tertinggi di kompetisi sepakbola terakbar 4 tahunan tersebut.

Riquelma menyebut jika Spanyol punya gaya permainan sepakbola indah dengan penyerangan yang agresof. Ia pun beranggapan jika Argentina gagal memenangkan Piala Dunia 2018, maka dirinya akan menjagokan Spanyol untuk merengkuh trofi tersebut.

“Saya kira banyak memfavoritkan Spanyol menjadi juara karena mereka punya teknik permainan sepakbola indah. Jika Argentina gagal juara, saya menjagokan Spanyol,” ungkap Riquelme seperti yang dilansir dari Marca.

Selain kedua tim favoritnya itu, Riquelme (39 tahun) juga tidak lupa menyebut kesebelasan Brasil dan timnas Jerman sebagai tim kuat bisa melangkah jauh di ajang Piala Dunia 2018.

Terlebih, ia menuturkan Brasil sekarang diperkuat oleh sejumlah pemain hebat, seperti Neymar da Silva dan Phillipe Coutinho. Ia pun juga menyoroti ambisi juara bertahan Jerman untuk kembali mendapatkan trofi empat tahunan itu.

Tak hanya itu, Riquelme memperingatkan Argentina untuk hati-hati dengan timnas Prancis yang diperkuat oleh sejumlah pemain unggulan. Walaupun begitu, peta persaingan Piala Dunia 2018 akan berlangsung dengan sangat panas dan tim-tim kuda hitam siap memberikan kejutan.